Batik Iriana Jokowi

Presiden Ir. H. Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan pemimpin kerajaan Denmark, Ratu Margrethe II beserta Pangeran Consort Henrik di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam pertemuan yang digelar selama sekitar 30 menit itu, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo mengungkapkan, dirinya banyak berbincang dengan Ratu Margrethe II mengenai hal yang terkait kebudayaan dan seni tradisional daerah. ‎Salah satu hal yang dibahas adalah batik. Ternyata sang ratu juga memiliki kegemaran terhadap batik Indonesia.

“Tadi ‎kita banyak bicara masalah batik, karena beliau memang senang sekali terhadap batik dan lukisan. Jadi ngomongnya itu,” ujar Jokowi usai menerima kunjungan Ratu Margrethe II dan Pangeran Concort di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

‎Menurut Presiden Jokowi, Ratu Margrethe II sangat tertarik dengan batik dan berbagai warisan budaya Indonesia. Jokowi kemudian menunjukkan salah satu jenis batik model kebaya berwarna oranye yang dikenakan oleh sang istri, Iriana. Ratu sempat bertanya mengenai proses pembuatan dan jenis batik tersebut. ‎

“Y‎ang ditanyakan pembuatannya berapa hari, saya bilang yang ini (yang dipakai Iriana) untuk motif lereng ini sampe enam bulan, yang motif lain tadi apa, kombinasi lereng dan kompetisi motif lain tadi empat bulan. Penjelasan-penjelasannya seperti itu,” ucap Jokowi.

Selain membahas batik, hal lain yang juga disinggung, yaitu mengenai peningkatan hubungan kerjasama antara Denmark dan Indonesia. Namun, beberapa hal yang dibahas yaitu dalam bidang kerjasama pendidikan, sosial, kemaritiman, dan investasi telah dibahas oleh pejabat setingkat menteri di kedua negara. ‎

“Tapi tadi pagi antara Menlu telah berbicara beberapa hal yang berkaitan dengan kerja sama di bidang apa energi, maritim, pendidikan dan transportasi. Empat itu,”. “Tapi lebih konkretnya setelah menteri-menteri terkait sudah berbicara,” pungkas Presiden Jokowi.

Berbisnis Batik

Berbekal hoby dan pengetahuan IT  saya mencoba menjual batik melalui online. Diawal usaha memasarkan produk disalah satu sudut rumah, karena permintaan pasar yang cukup luas kemudian mengembangkannya melalui portal website toko online dan saat ini mendapatkan pelanggan batik dari berbagai daerah seperti Sumatera, Kalimantan, Balikpapan, Papua, Palembang, Aceh dan Jakarta. Bahkan pelanggan batik nya ada yang berasal dari luar negeri seperti Malaysia dan Yunani.

Kita patut berbangga karena batik sudah diakui dunia melalui Unesco PBB bahwa batik merupakan kekayaan budaya bangsa Indonesia sebagai warisan leluhur Bangsa. Dengan memakai pakaian batik berarti kita sangat menghargai khasanah budaya bangsa, ini juga menunjukkan bahwa kita mencintai produk dalam negeri batik kian hari kian dicinta.

Sistem penjualan batik secara eceran dan grosir dengan diskon rata-rata 10 % untuk pembelian mnimal 10 pcs.  DivaBatik juga membuka kerjasama reseller.

Batik Style

Batik Style

Kecintaan terhadap penggunaan bahan kain batik tradisional mendorong saya mengembangkan usaha fesyen khususnya pakaian batik wanita dan pria dengan nuansa motif etnik namun tetap tampil dengan desain modern. Keberanian memulai usaha merupakan salah satu modal dasar bagi saya sehingga bisa mengembangkan usaha toko batik online ini.

Melihat melimphnya bahan baku kain batik di sekitar lingkungan keluarga yang kebetulan pembatik, menginspirasi saya untuk memanfaatkan kain batik tersebut menjadi produk fesyen yang diminati masyarakat. Jika sebelumnya fesyen berbahan kain batik tradisional tampil kuno dan kurang diminati masyarakat khususnya kalangan anak muda, seiring dengan trend fesyen etnik yang mengedepankan desain modern, saya pun menghadirkan desain-desain fesyen etnik dengan mengusung Brand DivaBatik Indonesia.