batik tulis
Artikel

Kain Batik

Posted On April 14, 2018 at 10:30 am by / No Comments

Kain Batik

Sebagai warga negara Indonesia, pastinya kamu tahu dong dengan yang namanya batik. Kalau kamu suka berburu kain batik kamu pasti sudah tahu kalau ada batik yang harganya puluhan ribu tapi ada juga yang mencapai jutaan rupiah. Selain faktor desain, merek dan bahan baku, harga kain batik yang berbeda-beda juga berasal dari cara pembuatannya. Biasanya semakin rumit dan semakin lama waktu pengerjaannya, harga kain batik akan semakin mahal. Ini nih jenis-jenis batik berdasarkan cara pembuatannya.

1. Batik Tulis
Batik ini disebut batik tulis karena proses pengerjaannya seperti menulis di atas kain. Cara membuat batik tulis adalah dengan menorehkan cairan ‘malam’ (wax) dengan menggunakan canting menurut pola-pola tertentu pada kain. Cairan malam ini berfungsi sebagai penghambat penyerapan air sehingga pewarna tidak akan meleber ke area yang telah diberi malam. Setelah itu kain akan diwarnai dengan cara dicelup ke pewarna atau dengan teknik coletan, yaitu menyapukan warna pada kain menggunakan kuas atau rotan. Selanjutnya kain akan direbus untuk meluruhkan malam pada kain.

Semua proses pembuatan batik tulis dilakukan menggunakan tangan. Oleh karena itu, biasanya motif pada kain batik tulis tidak akan terlihat sempurna. Karena dikerjakan tangan manusia maka mungkin saja ada sedikit perbedaan antara motif yang sama pada satu kain batik. Pada batik tulis biasanya pada awal atau akhir mencanting ada tetesan yang lebih besar. Selain itu corak dan warna pada sisi depan dan belakang batik tulis akan sama karena proses mencantingnya dilakukan pada kedua sisi. Untuk batik kuno biasanya ada inisial nama pembuatnya di ujung kain. Batik tulis biasanya dihargai mahal karena proses pembuatannya yang cukup sulit dan lama.

2. Batik Cap
Untuk membuat batik cap dilakukan dengan menempelkan lempengan besi yang telah dibubuhi malam pada kain. Lempengan besi ini berfungsi sebagai stempel dan memiliki bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan motif batik yang diinginkan. Selanjutnya kain batik akan diwarnai dengan proses pencelupan hingga tercapai motif yang diinginkan.

Batik yang dihasilkan dengan dicap akan memiliki corak yang teratur dan cukup identik. Namun biasanya ada sedikit perbedaan jarak antar motif. Bila dibalik, bagian belakangnya akan tampak lebih buram daripada bagian depan karena proses pengecapan dan pewarnaan hanya dilakukan di salah satu sisi kainnya saja. Untuk membuat batik cap juga diperlukan kemampuan khusus. Tetapi karena prosesnya lebih sederhana dan waktu pengerjaannya lebih singkat daripada batik tulis, maka harga batik cap pada umumnya tidak semahal batik tulis.

3. Batik Printing
Proses pembuatan batik printing bisa dilakukan dengan cara disablon, bisa pula dibuat dengan cara dicetak dan diwarnai dengan menggunakan mesin. Karena prosesnya yang lebih sederhana dan murah serta lebih mudah untuk diproduksi secara massal, maka harga dari batik printing cenderung murah.

Motif-motif yang sama pada batik printing akan terlihat lebih identik dan rapi karena dicetak menggunakan mesin. Warna pada batik printing biasanya tidak tembus ke belakang karena pewarnaan hanya pada satu sisi saja. Pada batik printing juga tidak akan ada bekas cairan malam karena pada proses pembuatannya tidak menggunakan malam. Selain itu, penggunaan cairan malam pada batik akan menimbulkan bau yang khas yang tidak ada pada batik printing.

Tinggalkan Balasan